Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Masih Sendiri

[PUISI] Masih Sendiri
ilustrasi duduk seorang diri (pexels.com/Arthur Brognoli)

Waktu berjalan sangat cepat
Bersyukur atas raga yang sehat
Meski langkah kaki terasa berat
Karunia Tuhan begitu dahsyat

Kini aku memilih masih sendiri
Belum siap menata hati kembali
Ada luka yang membekas di hati
Entah kapan datangnya pengganti

Tahun akan segera berganti
Saatnya merenung seorang diri
Berharap semuanya lebih indah
Meski kutahu tak akan mudah

Tuhan punya rencana hebat
Untuk hambaNya yang tetap kuat
Meski terkadang dunia begitu jahat
Bertekadlah untuk tingkatkan taat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis

25 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction