Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mawar dan Durinya

[PUISI] Mawar dan Durinya
Unsplash.com/bielmorro

Merah memancar dari mahkotanya
Elegan sekaligus berbahaya
Mendekati mawar tidak mudah, Saudara
Pikirkan lagi tuk melewati durinya

Mawar sudah lelah patah hati
Ia tak butuh omong busuk lagi
Cukup sudah sampai di sini
Duri pertahanannya mulai rapi

Ia tak seperti melati yang ramah
Namun juga lugu dan lemah
Ia bukan melati yang bersih
Harumnya membuat lebah betah

Mawar tak seramah melati
Duri tajamnya takkan segan
Mengusir siapa pun yang menyakiti
Termasuk lebah, yang sangat ia rindukan

Jakarta, 2020

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aurora DJang
EditorAurora DJang
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction