Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Melebur Rindu

[PUISI] Melebur Rindu
Pixabay.com

 

Saat malam temaram datang menyambutmu
Seketika itu juga bulan memanggil rindu untuk menggiring cahaya bintang.

Bagaimana bisa aku menghindar dari rindu?

Jika setiap hari malam pasti pulang pada peraduannya bersama rasi bintang

Ada kalanya rembulan tertutup awan dan bintang pun meredupkan cahayanya karena hujan

Saat itu aku bisa mengendap sejenak, melepaskan diri dari bayangan rindu
Walau aku tau ada embun dan sisa hujan yang mampu menyisakan aroma rindu

Aku tidak enggan pada malam

Aku juga tidak membenci hujan

Hanya saja hati terlalu banyak mengendapkan rindu yang mampu memupuk rasa 

Aku tidak sedang lari dari masa lalu

Aku juga tidak sedang menghindari hadirnya rindu, karena rindu memang tetap tinggal bersamaku saat kaki ini melangkah pergi
Aku hanya berusaha untuk meleburnya dalam kenangan manis

Bukan tinggal dalam endapan luka

Aku ingin melebur rindu bukan dalam kekecewaan

Agar kelak jika siang tiba menemui mentari

Tak ada lagi ikatan rindu yang membelenggu

Karena aku telah mengolah rasa untuk melebur rindu agar tak jatuh pada kesalahan yang sama

 

Medan, 23 Januari 2018 

 

Share
Topics
Editorial Team
Caroline Sambuaga
EditorCaroline Sambuaga
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bara di Balik Senyum

23 Mar 2026, 07:38 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction