Irama nasib tak pernah patuh pada ingin
menyingkap rahasia di balik lipatan hari
segala yang patah dibiarkan disapa angin
belajar tumbuh tanpa perlu memaksa menari
Jejak-jejak letih yang tertinggal di lorong waktu
meninggalkan riuh hingga memudar sendiri
dada yang retak tak lagi merutuki batu
sebab luka adalah cara seni merawat diri
![[PUISI] Membilas Debu di Pelataran Takdir](https://image.idntimes.com/post/20260807/pexels-clara-mirea-39704122-7244630_184d723d-fa83-4f25-80f2-594d84fc739c.jpg)