Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Menggenggam Kawat Duri
ilustrasi memegang kawat (pixabay.com/Geralt)

Teramat menyakitkan untuk manusia berbaju lusuh
Keadilan dunia tak lebih dari separuh
Fakta sudah bercampur keruh
Bersiap menjadi yang tertuduh

Sedang tangan berlumuran darah
Menggenggam kawat berduri
Sekadar menopang untuk berdiri
Menyisakan bekas luka abadi

Terlatih mulai berjalan
Berpegang pada kawat yang menyakitkan
Tak menghiraukan paduan perih luka
Memang benar tekad sudah membara

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎