Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi
Ilustrasi puisi (pexels.com/Poppy Thomas Hill)

Kita tak bisa menyamakan asa
Pasalnya, daun yang gugur berjatuhan pun berbeda waktunya
Setiap detik berlalu, angin menghempasnya
Memaksa mereka turun dari pohon

Apa kata dunia tentang buku yang abadi
Katanya ia berbeda dari buku teori kekuasaan dunia
Ia terlahir dari pohon
Tapi, menampung diksi keabadian

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pagi yang Menunggu

11 Mei 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Sesal

[PUISI] Sesal

11 Mei 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Menyembuhkan Diri

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction