Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Metafora Senandung Sunyi

[PUISI] Metafora Senandung Sunyi
ilustrasi metafora senandung sunyi (pexels.com/Alexander Mass)

Tuan, diri bertanya
Di mana titik impas berkelut
Jika wanginya merobek asa
Menyambut peluk hampa
Di batas sabar paling akhir

Ia yang lelap merogoh
Pada senandung merdu
Serta ambang kicau waktu
Tentang metafora terpantas
Sebab tak ditunggu berkeping

Maka Tuan, biarlah ia lenyap
Dalam tatap tajam dusta
Mencari celah untuk kembali
Serta mencari jawab ambigu
Atas resah yang terus menuai

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction