Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Milik Siapa Rindu Ini?

[PUISI] Milik Siapa Rindu Ini?
ilustrasi perempuan (Unsplash/Joshua Rawson-Harris)

Rinduku mengendap di ujung pagi,
Menunggu sapaan yang tak lagi pasti.
Langit tetap biru seperti dulu,
Tapi hatiku tak segembira itu.

Cinta tak lagi punya alamat,
Hanya bayang dalam ingatan yang pekat.
Setiap pesan yang tak dikirim,
Adalah puing dari harap yang tak terpilih.

Kita pernah ada dalam kalimat yang sama,
Kini bahkan tak dalam paragraf yang serupa.
Apakah rindu boleh menyapa,
Jika cinta tak punya jeda?

Kita milik hari yang berbeda,
Tapi rindu ini masih bercerita.
Tentang dua nama yang saling jaga,
Meski tak lagi bisa bersama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ruang yang Dirampas

16 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction