Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Misteri Pengembara

[PUISI] Misteri Pengembara
Ilustrasi pengembara (pexels.com/Johannes Plenio)

Kala kasih masih misteri
Terpatri asa teruji simetri
Jalur yang terjal seakan pekat 
Berselimut sekat menghalau
Seperti sang pendaki,
Tujuannya pasti
Gunung dinanti bersarang dalam memori

Sungguh aku tak mengerti
Ketimpangan timbal ketimpangan
Tabir gelap kian mencekam

Untuk apa ada sang putih
Yang menyinari
Bila hitam membentang jeram
Rebahkan tangguhku
Tiada berarti
Menyusuri sudi tragedi

Lalu apabila ia kian menjalar
Bersama badai menghujani
Pelan-pelan, 
Hati sedang bisikan intuisi
Jangan goyah sebelum tiba 
Sesampainya liang asri bertandang pasti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Robertus Ari
EditorRobertus Ari
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Dihapus sebelum Sempat Dikenal

04 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Terbentur Rasa

[PUISI] Terbentur Rasa

03 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction