Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Nestapa Alam

[PUISI] Nestapa Alam
ilustrasi bencana alam ( pexels.com/Ralph W. Lambrecht )
Share Article

Bumi kita memang seakan diam
Namun menyimpan amarah yang terpendam
Ketika dosa menumpuk di atasnya
Alam bergerak selaksa murka
Semua tak akan bisa lari dari hukumannya

Saat lingkup hati menjadi gamang 
Bencana mengincar ketenangan 
Pertanda alam yang sudah renta,
atau kita yang kian menumpuk dosa?
Mengikhtiarkan jalan amanah Tuhan 
Namun tetap saja masih tergoda

Lantas apa yang terjadi
Jika alam murka meratakan negeri
Siapkah kita menghadapinya?
Atau hanya meratapi kenyataan yang ada?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah

Related Articles

See More

[PUISI] Tentang Tenang

08 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Pernah Usang

[PUISI] Tak Pernah Usang

04 Jun 2026, 16:57 WIBFiction
[PUISI] Sisi Gelap Senja

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction