Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Noktah dalam Kekosongan

[PUISI] Noktah dalam Kekosongan
ilustrasi kesendirian dan kehilangan (pexels.com/Jeswin Thomas)

Seperti jejak di pasir yang terhapus 
Langkahmu, meski singkat, meninggalkan gema. 
Tak ada sisa yang tersisa 
Hanya noktah-noktah kecil di angkasa, 
Melayang, tanpa gravitasi, 
Mengisi ruang di mana suara pernah ada.

Aku berdiri di sini, 
Memandang titik-titik yang menghilang 
Seolah semesta telah memutuskan 
Bahwa hening adalah satu-satunya suara. 
Dan di antara detak waktu berjatuhan, 
Aku meraba jarak tak terjangkau.

Kau, entah di mana kini, 
Mungkin sudah menjadi satu dengan sunyi, 
Atau mungkin kau adalah noktah itu, 
Menari di antara kekosongan, 
Meninggalkan bayang tanpa bentuk.

Namun aku tahu, 
Setiap noktah memiliki jalannya sendiri, 
Menyusuri ruang tak pernah penuh, 
Hingga akhirnya lenyap, 
Seperti kita, 
Seperti segalanya yang pernah ada.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Axel Syahwin
EditorMuhammad Axel Syahwin
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ruang yang Dirampas

16 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction