Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Orang Ketiga

[PUISI] Orang Ketiga
ilustrasi patah hati (IDN Times/Mardya Shakti)

Teruntuk hening yang mencipta sepi

Perubahan zaman mungkin mengubah keadaan

Namun mengubah rasa yang ada, bukanlah kuasanya

Seperti itulah cinta yang dijaga mati-matian dan kini tak bertuan

 

Kenangan yang terlanjur dikisahkan

Kenyamanan yang lahir dari ekspektasi

Kini telah tumbuh bersama luka yang setia mengasuhnya

Dipaksa dewasa oleh kisah yang memilih menyerah

 

Dari mana datangnya kecewa?

Dari dia orang ketiga

Kupikir aku spesial

Ternyata aku hanyalah pelampiasanmu kala ditinggal

Kini aku bersama ruang hampa

Melukis lara tentang harapan yang mati teraniaya

 

Tentang mengenang kenang

Pada harapan yang lenyap

Pada janji yang ingkar

Pada cerita yang berakhir

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction