Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Pada Suatu Terik

[PUISI] Pada Suatu Terik
Pexels/Helena Lopes
Share Article

Aku memandangmu dari kejauhan
Dari tepi lapangan yang gersang
Sebab jarak cukup asing untuk kita rasakan

Angin berembus bersama debu
Membawa wangi tubuhmu yang menggebu
Kucuri semua yang berembus
Hingga tak ada yang bisa menciumnya

Kupandangi bibirmu yang redup
Yang berusaha menelan kata-kata
Agar tetap basah begitu kau ucap
Begitu tepat kau di hadapku

Kemudian…
Kita berhadapan bersentuh ujung kaki
Tak kutemukan wangi tubuhmu
Juga kata-kata dari mulutmu

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team
    Ridlo M
    EditorRidlo M

    Ambang Batas Jelang Pemilu 2029