Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pagi Menyepi

[PUISI] Pagi Menyepi
pexels.com/mali maeder
Share Article

Di kala fajar terbangun

Seorang gadis penghuni gubuk sawah termenung sendiri

Sambil melihat indahnya wajah dunia tanpa polusi 

Dan kuningnya hamparan surgawi para petani  

 

Kala itu juga

Pemandangan lain terlihat di sudut kota

Orang-orang berkumpul dalam satu ruangan bernama Rumah Sakit

Sambil bercengkrama perihal penyakit

 

Beralih ke sudut komplek perumahan

Penghuni rumah nomor tujuh yang sempat terkapar lesu

Kini kian membisu dimakan waktu 

Dan menyebar ke seluruh penjuru 

 

Ada apakah dengan dunia?

Semua terlihat datar

Tanpa suara bising

Tanpa lantunan syair berisik

Tanpa senyum kabut asyik

Tanpa nyanyian roda terbalik

Tanpa rutinitas hilir mudik

 

Wahai Tuhan Yang Maha Baik

Izinkan mahluk kecil ini pergi

Menjauhi dunia ini

Ya Illahi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah

Related Articles

See More

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction