Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Para Pendosa

[PUISI] Para Pendosa
ilustrasi pencari kemanusiaan (unsplash.com)

Kalianlah para pendosa
Yang seharusnya tidak berada di sana
Kalianlah para pendosa
Yang membeli suara para dewa
Kalianlah para pendosa
Yang membiarkan kebenaran tiada artinya

Setelah ini, seharusanya kalian berkaca
Apa yang telah kalian buat untuk sesama
Mereka yang menerima semua dusta
Mereka yang telah berkarya demi kemanusiaan sebagai rasa, tapi kalian lupa

Berhentilah sekarang, sebelum mulut singa menganga
Karena ulah kalian yang tidak pernah puas dengan apa yang kalian punya
Berhentilah bedebah!
Bersucilah kalian!
Sebelum kesialan menimpa
Sebelum datangnya malaikat pencabut nyawa

Jiwa-jiwa yang lapar telah siap menelan nyawa kalian bulat-bulat
Berhentilah kalian sekarang juga!
Berhentilah kalian para pendosa!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Restoran yang Pernah Ia Janjikan

22 Mar 2026, 14:25 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction