Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pelangi Hitam Abu

[PUISI] Pelangi Hitam Abu
ilustrasi wanita yang sedang duduk sendiri (pixabay.com/Sasint)

Tertuang dalam satu hari 
Singkat, padat, dan tidak jelas
Katanya pelangi itu indah
Tapi, pelangiku tidak

Pelangiku hari itu
Sebuah lara baru, luka baru
Kasihan aku dengan diriku
Luka yang dulu saja belum usai

Ekspektasi berlebihan adalah penyebab
Ternyata yang ku anggap indah tidak seindah anggapanku
Kini luka itu tertanam di otak ini

Ku ubah diri di hari itu juga
Ku buat percaya diri 
Ku langkahkan kaki dengan semangat
Ku tegakkan kepala
Hati bahagia
Namun, saat itu juga kau patahkan semuanya

Pelajaran ini selalu kuterima lagi dan lagi
Iya, semua orang tidak bisa berpihak padaku
Cukup menjadi luka dan pelajaran saja
Bukankah ini bagian pelajaran hidup?
Dari sekian banyak luka, rasanya sama saja
Sakit

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Jejak di Jalan Waktu

08 Apr 2026, 20:07 WIBFiction
[PUISI] Asal Bapak Senang

[PUISI] Asal Bapak Senang

06 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Rumah

[PUISI] Rindu Rumah

05 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Setipis Alasan

[PUISI] Setipis Alasan

04 Apr 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Semanis Madu

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction