Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Penyiar Radio Idaman

ilustrasi orang duduk sembari menikmati siaran radio (pexels.com/@mart-production)
ilustrasi orang duduk sembari menikmati siaran radio (pexels.com/@mart-production)

Sosok idaman hadir
di mimpiku semalam
Menggandengku menuju
dua kursi pelaminan 
Aku tak menyangka
Kau yang tak kasatmata 
Ternyata berwujud nyata
Meski sekadar bunga tidur
Kau berlaku setia bak pahlawan

Bila merindumu yang entah
berada di antah-berantah mana
Kunyalakan radio berbincang
denganmu walau tak seirama
Kau mengangkat topik penyanyi top 
Sedang topikku tentangmu
Penyiar radio yang aku idamkan

Perjalanan masih setengah jalan
Radioku sudah tak lagi berjalan
Suaranya yang kusut, 'kan kuusut
sembari grasak-grusuk

Sampai radio butut
mengembalikan suaramu
Yang menemani malamku
yang kelam
Menjadi tamu undangan
di alam bawah sadarku
Menghunjam jiwaku
yang tak berangsur-angsur mereda

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us