Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Perempuan dan Kopi Hitam

[PUISI] Perempuan dan Kopi Hitam
Ilustrasi perempuan dan kopi hitam (pexels.com/by Gül Işık)

Perempuan itu
Tak selalu tersenyum di pagi hari
Tapi ia bangun lebih dulu dari mentari
Meracik hidup dari sisa-sisa hari kemarin
Yang belum sempat diseduh jadi sabar hari ini

Ia bukan teh manis dalam cangkir kaca
Bukan pula susu hangat yang selalu disuka
Ia adalah kopi hitam
Pekat, jujur dan tak pernah pura-pura

Tak semua bisa memahami rasanya
Sebagaimana tak semua lidah cocok dengan pahitnya
Tapi di sanalah ia berdiri
Tangguh tanpa harus membuktikan diri

Karena perempuan yang seperti kopi hitam
Tak butuh alasan untuk kuat
Ia hanya butuh ruang
Untuk diseduh dengan penuh hormat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Keluhan Orang Dewasa

16 Mar 2026, 07:25 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction