Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Anugerah yang Tersembunyi

[PUISI] Anugerah yang Tersembunyi
ilustrasi seseorang sedang menunggu bus (unsplash.com/Jaehyun Kim)

Di bawah pendar lampu kota yang benderang
Aku termenung, menunggu bus datang menjemput
Menyaksikan deretan mobil yang lalu lalang
Membawa raga-raga yang lelah dan berlutut

Aku bertanya-tanya dalam sunyi yang kelam
Apa yang sedang berkecamuk dalam benak mereka?
Setiap jiwa memikul beban yang kian menghampar
Namun langkah harus tetap tegak menerjang duka

Inilah hidup, panggung yang tak selalu searah
Di mana suka dan duka menjadi kanvas warna-warni
Terkadang harapan harus hancur dan menyerah
Demi menjaga apa yang paling berarti di hati

Namun di balik setiap lelah, terselip sebuah makna
Tentang bagaimana cara kita untuk tetap bertahan
Sebab seringkali, yang kini ada di dalam genggaman
Adalah anugerah terbaik yang dikirimkan Tuhan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction