Di meja malam tak bertaplak suara
Hidangan tanpa euforia
Sendok waktu mengetuk gelas langit,
Angin menjadi pelayan

Menghidangkan sendu dalam mangkuk bulan
Memakan senyap tergugu meratap
Seperti roti basi yang ditinggal doa
Setiap kunyah berderak di dada

Seolah pasak mang hujan paru-paru
Atau daun gugur belajar menjadi abu
Manisnya terasa samar
Pahit rekam memori gusar