Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Perempuan Hebat yang Tak Pernah Menyerah

[PUISI] Perempuan Hebat yang Tak Pernah Menyerah
ilustrasi anak dengan orang tua (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Share Article

Di bilik usang lenteranya kian meredup

Menyeka air mata penuh sesak dan menyedak

Tawa pun tak sanggup lagu tercipta

Hanya nestapa penuh luka yang tersirat memekik kejam

Nafasnya mulai tersenggal

Detak melemah di nadinya 

Tertidur dengan tangan mengepal

Berbalut selimut hangat di tubuh yang kian menua

 

Ingatanku dibuat pecah

Air mataku tumpah ruah

Mengenang perjuangannya yang tak kenal lelah

Sosok tak gentar meski sayapnya patah

Meski beban serta duka silih menimpa

Keluh tak pernah mengoyak nyalinya

Biar usiamu telah senja

Namun cintanya selalu abadi, tak lekang oleh waktu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Dikelilingi oleh Diri

12 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Jejak di Rute Lama

[PUISI] Jejak di Rute Lama

10 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kupu-kupu Tua

[PUISI] Kupu-kupu Tua

09 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sayap Itu Rapuh

[PUISI] Sayap Itu Rapuh

09 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Belajar Terbang

[PUISI] Belajar Terbang

08 Jun 2026, 22:07 WIBFiction