Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Perjalanan Merelakan

[PUISI] Perjalanan Merelakan
ilustrasi seseorang yang berjalan menjauh (Unsplash.com/Joshua Ness)
Share Article

Perjalanan selalu mengesankan

Menyapa alam saat hati temaram

Bertemu orang baru saat rindu belum menemui titik temu

Dan berdialog senja mencari makna indah dibalik kata pisah

 

Jalan yang pernah kita lewati

Sekumpulan kecewa yang belum terobati

Melintas ke batas sadar pada rasa yang mati tercecar

 

Perjalanan terkadang terasa melelahkan

Berjuang dengan orang yang salah

Berjuang pada rasa yang akhirnya punah

Lantas sunyinya trotoar tak lebih sunyi dari dering darinya yang tak ada kabar

 

Kita adalah sekumpulan kecewa dari hal yang pernah terencana

Pernah menjadi utama lalu hancur semaunya

Pada akhirnya kita tak lebih dari tanda titik

Menjadi pemisah dari sebuah kisah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah

Related Articles

See More

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction