Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Persinggahan Sementara

[PUISI] Persinggahan Sementara
ilustrasi orang sedang beristirahat dari pexels.com/Sameel Hassen

Mendung yang tak berujung 

Murka yang tak berdusta 

Binar matanya yang berkilat 

Wajah yang selalu tertutup mendung 

Ingin sekali membingkainya dengan pelangi setelah hujan 

Namun apa daya, aku tak sanggup memantaskan diri 

Terlalu jauh, ia yang selalu jenuh 

 

Kemudian di suatu hari

Seperti terik mentari yang menari-nari 

Seulas pelangi bertengger di matanya 

Pun lengkungan yang tiba-tiba terbentuk dengan indah di bibirnya 

Ia tersenyum, seperti buah yang sudah ranum 

Duniaku terasa manis sekali 

Meskipun ku tahu, ia hanya menjadikanku sebagai persinggahan sementara 

Tapi aku tetap berusaha 

Agar tidurku selalu terlelap 

Agar mimpi ini tak berakhir dengan nelangsa 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rr.Isya mirahim
EditorRr.Isya mirahim
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Puan di Garis Depan

02 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction