Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pucuk Rindu di Tangkai Waktu

[PUISI] Pucuk Rindu di Tangkai Waktu
ilustrasi bunga (pexels.com/Leah Newhouse)

Pucuk rindu tumbuh perlahan

Di ujung tangkao waktu yang sunyi

Menyerap embun kenangan semalam

Menggigil dalam gigil sepi

Ia tak berseru tak menuntut

Hanya diam menantikan pagi

Barangkali angin akan menitip kabar

Atau bayangmu kembali menepi

Tiap hela daun menyimpan desir

Tentang tatap yang pernah singgah

Tentang suara yang mengendap lirih

Di ruang hati yang tak jua berubah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction