Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pudar

[PUISI] Pudar
ilustrasi bayangan wajah (unsplash.com/Ehimetalor Akhere Unuaboana)

Pada tatapan setengah berbinar
Ambisi terlanjur menyala
Sudah buta halal dan haram
Berdiri angkuh bak pembunuh

Bukankah ia sudah merasakan karma?
Di mana sepasang mata yang kemarin menatap tajam
Ke mana pergi tatapan sini
Atau ekspresi yang tersirat bengis

Apakah sekarang sudah memudar?
Atau mungkin kalah dalam pertarungan
Mendominasi nyali ciut
Harmoni saja seorang pengecut

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction