Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Puisi Telanjang

[PUISI] Puisi Telanjang
ilustrasi bibir di pecahan cermin (pixabay.com/StockSnap)
Share Article

Tubuhnya penuh luka cambukan
Sebagian kering terkelupas
Sebagian lagi meneteskan darah segar
Merintih perih

Ia kesulitan menuntaskan sebuah kalimat
Bibirnya yang ranum begitu menyedihkan
Sorot matanya redup kehabisan makna
Kata-kata menari telanjang

O, inikah puisinya
Dikemas tanpa kelamin
Seperti surat kaleng
Dilempar tanpa ketukan pintu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wawan Tallawengkaar
EditorWawan Tallawengkaar

Related Articles

See More

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction