Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Purnama Muda

[PUISI] Purnama Muda
pixabay.com/raheel9630

Mata pesiar hendak tertambat ke tepian, terbuang jauh dari lambung lautan.
Jemari kakinya mengais-ngais pasir karang,
hasratnya sudah bersarang sejangkauan.
Masa labuh, 'kan datang jua.
Ia bersimpuh, di bibir dermaga.

Semburat jingga menyertai lalumu,
dari perantauan.
jika dapat dikata, ia sampaikan...
"Selamat menempuh hidup baru, Kawan."
Ombak memburu kutilang,
baskaramu diburu perbintangan.
Kau kini anak bawang,
Anak bawang seterang-terang rembulan.
Meski remang,
lelapmu terbuai gelap malam.
Sampai-sampai tak mengira,
Jika fajar tinggal setipis uap embun di perbatasan zaman.

Kota Minyak, 11/09/2019
-IND-

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nini
EditorNini
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Lampu di Dada Malam

13 Mar 2026, 05:54 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction