Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Ramai yang Sepi

[PUISI] Ramai yang Sepi
Unsplash.com/Michal pardzuchowski

Senda gurau kelompok manusia
Kota menghangatkannya
Tawa-tawa menghiasi
Di sudut sana ada yang menyepi
Matanya menyaksikan orang-orang berkomedi

Entahlah...
Akan kunamakan apa ini
Dalam keramaian yang sepi
Orang-orang berdiri
Ada juga yang pergi

Orang-orang itu nyengir
Bahagia setelah berbincang mengenai ceritanya masing-masing
Ada juga yang hanya menyunggingkan bibir
Sekadar agar terkesan manis

Ada yang harus kuceritakan
Senyuman tidak selalu tentang kebahagiaan
Terkadang hanya berusaha mengindahkan suasana
Terkadang pula agar terlihat baik-baik saja

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction