Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Balada Seorang Pengeluh

[PUISI] Balada Seorang Pengeluh
Pixabay/RyanMcGuire
Share Article

Entah, malam ini jemalaku terasa penuh

Hal yang datang silih berganti, buatku jenuh

Walau roda kehidupan masih saja ku kayuh,

Akhirnya juga mengaduh

Tanpa ada yang acuh,

Karena katanya, aku terlalu pengeluh

Karena katanya, aku tak terlalu kukuh

Padahal, semua bisa saja jatuh

Silakan..silakan ragaku kaubunuh

Aku takkan anggap kau sebagai musuh

Jiwaku pun telah lumpuh

Tak perlu netramu menyaksikan tangis yang jujuh

Aku sepenuhnya telah hancur luluh

Karena suasana yang terlalu bancuh

 

Samarinda, 10 November 2019

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Musim Hujan di Awal November

11 Nov 2019, 18:50 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Merry Wulan
EditorMerry Wulan

Related Articles

See More
[PUISI] Saling Becermin

[PUISI] Saling Becermin

05 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bisik Pekerja

[PUISI] Bisik Pekerja

04 Jul 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction