Seluk beluk rasa
Adalah pada hati
Dia peka dan perasa
Namun dia juga mudah rentan
Dia mampu melihat
Sekaligus memberi nasihat
Tapi tak jarang
Dia yang malah menangis
Dia ahli sang rasa
Namun jangan sekali-kali
Membuat dia mati rasa
Hingga enggan untuk merasa lagi
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Rentan Hati
Pexels/Markus Spiske
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorRisma Surbakti
Related Article
[PUISI] Izinkan Aku Gila Sebentar Saja, Tuhan07 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bunga yang Dilarang Mekar06 Nov 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Pelangi Setelah Kelabu06 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Patah Tak Menghentikan Arah06 Nov 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Tentang Bunga yang Ingin Dirawat06 Nov 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tata Krama06 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Kehidupan Terkurung Plastik05 Nov 2026, 20:52 WIB
[PUISI] Barangkali Hanya Mimpi05 Nov 2026, 18:47 WIB
[PUISI] Jejak Air Mata05 Nov 2026, 11:16 WIB
[PUISI] Cinta yang Berlari Tanpa Sepatu05 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sepasang Mata yang Kian Mencari04 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Bintang Keberuntungan04 Nov 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Akhir Pekan Bersamamu04 Nov 2026, 14:47 WIB
[PUISI] Abu Ketamakan04 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Kisah Hati yang Terluka03 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Selamat Tidur, Kenangan03 Nov 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Sahabat yang Selalu Ada03 Nov 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Selayaknya Tangan Angkasa03 Nov 2026, 08:25 WIB
[PUISI] Malam Biru03 Nov 2026, 08:08 WIB
[PUISI] Nyanyian Bimbang Penyair Miskin03 Nov 2026, 05:04 WIB