Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rindu yang Diabaikan

[PUISI] Rindu yang Diabaikan
Pexels/Min Ai

Petangku kehilangan senja
Ada awan kelabu berlagak
Bait-bait lamunan sulit diungkap
Padahal rindu ingin terlampiaskan

Katamu, kamu tak pernah pergi
Tapi hangatmu tak pernah hadir
Tanpa hujan menyentuh diri
Raga bergetar terus menggigil

Mata siapa yang rela indahnya berpaling?
Telinga mana yang tuli ketika merdunya membising?
Raga yang dipasung pun mengejar ketika nyamannya berlari.
Lalu, salahkah aku tetap merindukamu yang sudah beriring dengan yang lain?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Harivani Nurwiyati
EditorHarivani Nurwiyati
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Tangisan yang Menunggu Pulang

30 Apr 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction