Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ruang Singgah

[PUISI] Ruang Singgah
ilustrasi rumah di tengah hutan (freepik.com/freepik)

Tanpa jejak, tanpa kata
Kau datang seperti hujan yang jatuh perlahan
Mengisi celah-celah hati tanpa cinta
Menyentuh sanubari yang lelah penuh kerinduan

Kau hadir sejenak lalu menghilang di bawah cahaya bulan
Seperti bintang yang muncul di tengah malam

Aku menjadi ruang singgah, tempatmu sejenak berpulang
Karena tak ingin berlarut dalam kesendirian
Singgah sejenak, lalu melangkah pergi menghilang
Meninggalkan jejak, meski samar di ujung jalan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Marissa Zefanya
EditorMarissa Zefanya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction