Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sampai Kapan?

[PUISI] Sampai Kapan?
ilustrasi teringat mantan (pexels.com/cottonbro studio)

Lagi ...
Aku dipeluk oleh keheningan tiga pagi
Tembok-tembok di kamarku memutar fragmen demi fragmen
Memaksa amigdalaku untuk memproyeksikan residu-residumu
Seakan semua bekerja agar aku mati sekali lagi

Aku ...
Masih melihatnya di teras mataku
Dia tersenyum,
Di antara kesenjangan kenyataan dan ilusi
Kuteriakkan segala sumpah serapah
Namun, hanya ada sesak yang menolak untuk dilepas

Pukul tiga pagi ...
Aku sudah mati sekali lagi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Satu Pelukan yang Hangat

10 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction