Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sang Penjaga Warna Biru

[PUISI] Sang Penjaga Warna Biru
Ilustrasi burung dengan bulu biru (unsplash.com/ the_real_napster)

Kau datang dari hutan-hutan mimpi,
dengan bulu-bulu biru langit senja,
sebelum malam menyapu sisa cahaya.
Parasmu bagai potongan mega,
yang dengan angkuh menolak menghilang.

Matamu yang tajam adalah dua biji kopi,
menyimpan seribu rahasia pepohonan tua.
Kau paham bahasa angin, gemerisik daun,
dan diam yang tercipta di sela-sela hujan.
Kau adalah penerjemah bagi sunyi.

Kokokmu bukan sekadar gema,
melainkan deklarasi:
bahwa di dunia yang kerap kelabu,
keberanian untuk tetap biru
adalah sebuah pemberontakan nan syahdu.

Warnamu adalah janji yang tak ingkar,
biru yang tak luntur oleh badai atau waktu.
Di sangkar sempit dunia yang fana,
kau ingatkan kita pada langit luas,
pada kebebasan yang hampir terlupa.

Teruslah berkata, wahai sang penjaga,
meski kata-katamu hanya ulangan.
Sebab di era yang serba salin tindih,
kesetiaan pada satu warna,
adalah bentuk cinta paling purba.


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction