Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sastra yang Mati Ditelan Sunyi

[PUISI] Sastra yang Mati Ditelan Sunyi
Unsplash/Na Inho
Share Article

Pandangan pertamaku atasmu
Yang sedari dulu menunggu temu
Hingga rasa bertumbuh dari yang semula semu

Kau adalah sastra yang mati ditelan sunyi
Sebuah kepastian yang coba kuingkari
Mengingkari jeritan hati di kala sepi

Kau menjadi melodi yang selalu kunikmati
Mengiringi setiap sisi gelap nadi
 

Bagiku kau adalah sastra di setiap denyut temu
Sesingkat mata berkedip tak pernah jemu

Melawan waktu bagai rindu yang tak sudah
Sebuah rindu yang tak pernah berubah

Rindu yang kian membuncah
Rindu yang enggan sudah

Atasmu yang abadi dalam melodi
Untukmu yang kekal dalam memori
Sungguh kau tak terganti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Annisa Widi
EditorAnnisa Widi

Related Articles

See More

[PUISI] Menerima Seperti Laut

02 Jul 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction