Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Secangkir Teh

[PUISI] Secangkir Teh
ilustrasi teh hijau (freepik.com/freepik)

Secangkir teh membawaku pada petualangan rasa yang enggan pergi.

Kadang terasa lembut dan harum, 

kadang terasa kuat dan sedikit pahit. 

Semua sensasi itu berpadu menjadi harmoni memanjakan lidah.

Menikmati secangkir teh 

cara terbaikku untuk bersantai menenangkan diri. 

Dalam setiap tegukan, 

aku menemukan ketenangan.

Secangkir teh hangat telah menjadi sahabat setia untukku

kapan pun dan di mana pun.***

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
AL ARUDI
EditorAL ARUDI
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Antara Redup dan Hidup

02 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction