Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sejauh Lemparan Kerikil

[PUISI] Sejauh Lemparan Kerikil
ilustrasi melempar batu (pexels.com/Aleks Magnusson)

Memilih terpasung tanpa upaya
Gusar bergelut dengan suara kecewa
Rupanya berseberangan dengan asa
Tak seindah halusinasi berkelana

Nyari saja beberapa waktu lalu berhasil
Menyisakan jarak sejauh lemparan kerikil
Namun, tetap berakhir kegagalan terukir
Berhadapan dengan kata nihil

Seperti tak ada kemungkinan untuk kembali
Memilih terpasung mengurung diri
Meredam bara emosi
Biarkan sejenak seperti ini

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction