Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Semburat Bayang Semu

[PUISI] Semburat Bayang Semu
Ilustrasi pasangan melihat senja (pexels.com/Văn Thắng)

Di balik senja yang mulai redup
Ada bayang yang enggan menetap
Melangkah di antara kerlip cahaya
Namun, tak pernah benar-benar ada

Semburat hadir meretas malam
Seperti kenangan yang datang diam-diam 
Mengusik hati menggugah rindu
Tapi tak pernah nyata tak pernah bersatu

Dan aku terdiam dalam ketiadaan
Mencari arti di antara bayang yang samar
Menggapai semburat yang tak pernah sana
Hingga hilang bersama senja di ufuk sana

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Maftukhatul Azizah
EditorMaftukhatul Azizah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction