Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Semesta Tak Nyaman

[PUISI] Semesta Tak Nyaman
ilustrasi polusi udara (pexels.com/Pixabay)

Sedu sedan tak nampak mata
Ratapan tangis tak terdengar telinga
Barangkali bisa berbicara
Mungkin memohon dengan nelangsa

Sayangnya, ia tak punya kuasa
Memilih bertahan di atas tubuh renta
Menyaksikan manusia bertingkah semena-mena
Tanpa empati tersisa

Semesta tahu ia tak nyaman
Mendamba nuansa keasrian
Sudah nyata hampir hilang
Tertelan ambisi dan keserakahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction