Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Semesta Tak Nyaman

[PUISI] Semesta Tak Nyaman
ilustrasi polusi udara (pexels.com/Pixabay)
Share Article

Sedu sedan tak nampak mata
Ratapan tangis tak terdengar telinga
Barangkali bisa berbicara
Mungkin memohon dengan nelangsa

Sayangnya, ia tak punya kuasa
Memilih bertahan di atas tubuh renta
Menyaksikan manusia bertingkah semena-mena
Tanpa empati tersisa

Semesta tahu ia tak nyaman
Mendamba nuansa keasrian
Sudah nyata hampir hilang
Tertelan ambisi dan keserakahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Tumbuh dari Luka yang Diberi Ayah

20 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction