Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Semua yang Runtuh Karena Ego
ilustrasi gelas pecah (pexels.com)

Aku hidup di antara kebingungan
Memandang siluet yang beracun
Meratapi matahari dan bulan
Seakan kawan ternyata lawan

Mereka berteriak sambil terisak
Foto hari bahagia dirusak
Saksi janji suci yang berkarat
Manik-manik jatuh bergeletak

Pertikaian yang membara
Membawaku pada ruang jera
Suara yang terpaksa ku dengar
Kubisukan bersama penutup telinga

Ego yang tak pernah usai
Membuat langkahku berhenti
Pulang ke atap hanya melerai
Permusuhan dari konon cinta sejati

Luka mana lagi yang ku pendam?
Bila hari-hari ku sudah padam

Seutas tali terikat kokoh
Tak kunjung menghentikan tokoh

Kita hanya sekumpulan topeng
Bermain diantara gerimis kebahagiaan
Bersama bunga-bunga yang menyimpan kebencian

Meski tak satu arah pulang lagi
Masih ada asa yang ingin diresapi
Wahai bulan dan matahari
Bertahan atau cerai-berai, mana yang kalian pilih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team