Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Senandung Sajak Pecundang

[PUISI] Senandung Sajak Pecundang
ilustrasi takut kalah (pexels.com/Nathan Cowley)

Memilih tampil dalam jubah manipulatif
Menyembunyikan watak teramat naif
Menghunus watak egois
Empati sebagai manusia sudah terkikis

Perilaku tak tanggung kepalang
Meramu senandung sajak pecundang
Lebih memilih di dalam peluk ambisi kelam
Sesekali iri dan rakus bersemayam

Tumbuh sebagai individu tak tahu malu
Sang pecundang sedang menggebu-gebu
Ambisi mana yang hendak menjadi pengacau?

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction