Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Senja dan Puisiku

[PUISI] Senja dan Puisiku
Unsplash/Anton Darius

Lembayung senja percaya diri merona
Mengungkap diamku yang terjebak pada puisi
Bait demi bait menjadi gundukan aksara yang berantakan
Menjadikan aku pujangga gagal

Kertas usang kurangkai menjadi tumpukan
Kemudian bersama puisiku tersusun menjadi sebuah buku
Kutulis berulang acap kali senja berakhir menyapa rembulan
Meski dengan rima yang masih berantakan

Puisiku hendak melahirkan romansa
Dengan diksi-diksi yang akan dirindukan
Namun tersisih pada senja yang lebih syahdu
Menguak bukan sekadar indah

Diamku hanya mampu bersuara dalam puisi
Ditemani dan bertemakan senja
Aku mengutip setiap aksara yang tak terucap bibir
Menjadi pengingat bahwa puisiku akan selalu indah jika perihalmu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction