Senyum kecil di bibirmu yang sentakkan jantung
Dan gerik bola mata yang mengikutinya
Ingin kusapa raut wajahmu
Ingin kuselami dalam jiwamu
Haruskah aku berkata atau berkaca
Kepada dirinya dan pada seberkas cermin
Bertanya mengapa cinta datang
Menelusuri relung jiwa, dan jiwa
Sementara tempuh masih jauh
Angin pun belum berpindah
Malam masih padanya
Pun kehangatan
Sedang yang dekat masih merekat
Yang dekap masih berharap
Ingin kusapa raut wajahnya
Ingin kuselami dalam jiwanya
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Senyum Kecil
![[PUISI] Senyum Kecil](https://image.idntimes.com/post/20230812/lonely-5122894-1280-c979fdfe2d536eb93792c6e846f1ce41-0d4b9e4b8b18f52eb7fb84b49fb0a706.jpg)
ilustrasi perempuan di pantai dan burung-burung beterbangan (pixabay.com/dmytro_R)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us