Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sepotong Pagi

[PUISI] Sepotong Pagi
ilustrasi kopi pagi (pexels.com/Ron Lach)
Share Article

Sepotong pagi di balik jendela
dan segelas kopi yang kauseduh
awali hari ini dan hari-hari biasanya
Kuhirup hangatnya kusesap nikmatnya

Sepotong pagi yang baru saja tiba
dan sekilas senyum dari wajahmu yang lembut
bangkitkan gairahku untuk
menyambut lembar lain dalam halaman kisah kita bersama

Sepotong pagi sebentar saja lewat
dan kau yang telah beranjak
dari dekapanku ke dekapan lainnya
Hidup memang cepat berubah

Sepotong pagi kini habis
dan remah-remahnya berserakan
di teras dan di dapur
Bercampur debu di lantai yang dulu bersih

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
G.N. Putra
EditorG.N. Putra

Related Articles

See More

[PUISI] Di Balik Jalan yang Tertutup

13 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Jejak di Rute Lama

[PUISI] Jejak di Rute Lama

10 Jun 2026, 05:25 WIBFiction