Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sepuluh Tahun Cahaya

[PUISI] Sepuluh Tahun Cahaya
ilustrasi langit penuh bintang (freepik.com/artphoto_studio)
Intinya Sih

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mataku selalu tertuju kepadamu
Kau yang paling bersinar di dalam anganku
Namun, kenapa nyalamu kini tak lagi sama?
Ke mana perginya binar yang benderang itu?

Bagiku, kau bukan hanya hiasan malam
Saat kau diam, kudengar banyak kisah
Tapi, kini terangmu makin pudar
Seperti lentera kecil di paling ujung angkasa

Aku bertanya-tanya ke mana kau pergi?
Apakah kau hanya sebatas kisah lama?
Yang jaraknya sepuluh tahun cahaya
Mungkin saja kini terangmu telah mati

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction