Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Seraut Wajah di Cermin

[PUISI] Seraut Wajah di Cermin
ilustrasi bercermin (unsplash.com/Caroline Veronez)

Seraut wajah di cermin
Tak selalu jujur pada yang memandang
Ada senyum yang dipaksa tumbuh
Di atas luka yang belum sembuh

Tatap mata itu terlihat letih
Menahan tekanan yang tak bersuara
Seketika semua terlihat utuh
Padahal retaknya tersamar cahaya

Ia menatapku seperti asing
Padahal aku telah menjadi rumahnya
Namun mengapa ia selalu sembunyi
Di balik senyuman dan tawa yang pura-pura?

Seraut wajah di cermin
Adalah aku yang tak pernah utuh
Terlalu sering menjadi yang diinginkan
Terlalu jarang menjadi diri sendiri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction