Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Setangkup Rindu

[PUISI] Setangkup Rindu
ilustrasi pasangan (Unsplash.com/Manuel Meurisse)
Share Article

Ribuan angan memanggil lirih
Memagut batin dalam barisan rayu
Tentang setangkup rindu yang meraja
Dalam hati tanpa singgasana

Sebait syair mulai terlantun
Rasuki sukma yang kian tak berdaya
Letih bertahan, enggan berpaling
Meski perih menggerogoti paksa

Rindumu tak salah
Hanya aku yang tak mampu
Membawa beban berat itu
Dalam genggaman jiwa ringkih ini

Rinduku bukan tak sejalan
Hanya kamu yang terlalu menggebu
Hingga setangkup rasa tak lagi cukup
'tuk mendekap asa di luar kuasa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie

Related Articles

See More

[PUISI] Dahaga di Mulut Besi

30 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction