Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sonata Terakhir sang Maestro

[PUISI] Sonata Terakhir sang Maestro
ilustrasi pemain biola (pexels.com/cottonbro studio)

Terlihat ribuan bangku tanpa penonton di sore hari
Ditemani hujan yang membasahi panggung sandiwara
Perlahan terdengar puisi berbentuk melodi
Merangkai dengan indah menjadi sebuah sonata

Nampak sosok pemain biola yang begitu gagah
Berdiri disinari cahaya yang sangat terang
Terdengar gesekan biola yang sedikit lemah
Sonata yang begitu indah berkumandang

Mengapa semua terasa sedih?
Setiap nada mengalir seperti air mata
Seakan ada cinta yang berakhir pedih
Sang maestro yang sedang terluka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Theodore Siagian
EditorTheodore Siagian
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction