Pohon-pohon tumbang sebelum waktunya
Tanah kehilangan teduh yang pernah dijaganya
Tangan-tangan datang dengan keserakahannya
Meninggalkan sunyi di tempat kehidupan tumbuh

Lalu dari langit jatuh abu perlahan
Menutupi daun, batu, juga jalan pulang
Namun di dalam kelam yang kita sebut bencana
Tanah menerima kekuatan untuk memulai kehidupan

Barangkali Bumi lebih mengerti manusia
Tentang bertahan tanpa banyak suara
Tentang memberi meski pernah terluka
Tentang menyimpan hidup di balik derita

Sebab Bumi tak pernah meminta banyak
Hanya ruang untuk bernapas dan waktu untuk pulih
Meski berkali-kali manusia mengoyak tubuhnya
Tanah tetap menyimpan harapan untuk hari tua