Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Tanpa Jiwa
siluet seorang perempuan (magnific.com/freepik)

Kupahat senyum di wajah semata
Meski hati retak tak bersuara
Langkah melaju menepis lara
Namun kosong memeluk sukma

Mentari datang membawa cahaya
Tak mampu hangatkan ruang bernyawa
Hari berganti tanpa makna
Seperti bayang kehilangan rupa

Kutatap cermin, siapa dirinya?
Mengapa asing pantulan wajahnya?
Raganya berdiri tetap perkasa
Namun batin luruh tak berdaya

Maka kupungut serpihan cahaya
Kurajut kembali asa yang sirna
Biar perlahan kutemukan makna
Agar tak lagi hidup tanpa jiwa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy